Nyasar di Museum Pendaratan Ampibi Soekarno

Hai, Long time no see ya, and long time no blogwalking. Maafin yaa.. 😥

Sekarang mumpung lagi ada kesempatan ngeblog, langsung aja yah saya cerita-ceriti. Jadi begini, Maret 2012 kemarin, saya seperti biasa sedang ada kegiatan di Gorontalo. Pagi itu, kisaran 14 Maret di hari Rabu, jam 6 pagi saya bersama teman-teman sudah berkeliling Gorontalo kembali demi keperluan filem (Camera roll, ACTION – CUT! :mrgreen: anehnya mulai kumat ini hehe).

Awalnya situs yang akan kami kunjungi hanyalah Benteng Otanaha, namun karena si bapak driver sedang dalam kondisi lupa jalan, jadilah kami nyasar sebentar ke Museum Pendaratan Ampibi di Desa Iluta yang ada di pinggiran Danau Limboto. Ya berhubung kami sudah bertemu dengan museum yang kami belum tau itu, maka kami sempatkan saja untuk singgah sebentar. Atau ada teman sekalian (kecuali orang Gorontalo ya) yang sudah tau soal Museum Pendaratan Ampibi ini dan bahkan sudah mengunjunginya? 😉

Ini Danau Limboto. Lihat, banyak eceng gondok yang tidak habis-habis dibersihkan, ckckck..

Museum Pendaratan Ampibi tampak depan dengan seorang teman lagi mejeng.. 😀

Ini juga masih tampak depan. hehe, terima kasih untuk si ahli arkeolog ya udah mau dipoto. 😀

Untuk gambar-gambarnya cukup segitu saja yah, karena memang cuma begitu adanya. untuk museum bagian dalam mohon maaf tidak bisa saya tampilkan, karena ada saya sedang mejeng disana, jadi sepertinya agak malu untuk ditampilkan hehe.

Museum yang pada awalnya rumah peninggalan Belanda ini merupakan rumah yang berisikan beberapa foto Presiden Soekarno yang memang sempat mendarat di tepi Danau Limboto, Gorontalo sebanyak 2 kali di tahun 50-an. Ketika itu Presiden Soekarno memang khusus datang ke Gorontalo demi mempertahankan NKRI khususnya di wilayah Indonesia timur.

:mrgreen: