Manusia Terlahir Spesial

Taare Zameen Par

Image via Wikipedia

Hi bloggers, Met merayakan hari raya Ied Fitr setelah sebulan kita beribadah di bulan Ramadhan. Mohon maaf lahir bathin ya. Akhirnya saya punya kekuatan lagi untuk ngeblog hehe… *lebay yak* :mrgreen:

Saat ini saya ingin mengulas sebuah film bollywood terbitan lama (2007) yang berjudul Taare Zameen Par (Every Child is Special). Film yang di-produseri, sutradarai dan sekaligus diperankan oleh Aamir Khan ini adalah salah satu film India yang tidak biasa. Maksud yang ‘tidak biasa’ disini adalah berbeda dari film India kebanyakan yang melulu soal cinta antara laki-laki dan perempuan serta dibumbui banyak lagu dan tarian. Sementara film ini, memiliki tema yang menarik, yakni mengenai seorang anak yang menderita Dyselexia, meski memang pastinya ada sedikit lagu dan tarian (tarian dan nyanyian untuk sebuah film India adalah khas).

Seorang anak bernama Ishaan yang duduk di kelas 3 SD (seharusnya kelas 4, namun tinggal kelas karena nilai-nilainya yang buruk) dicurigai sebagai seorang anak yang idiot, tidak patuh aturan, membangkang dan nakal. Setiap saat orang tuanya selalu mendapat komplain dari berbagai pihak (sekolah, teman main, tetangga) mengenai perilaku dirinya yang kurang menyenangkan. Orang tuanya tidak mengerti apa yang terjadi dengan dirinya. Apalagi jika Ishaan dibandingkan dengan kakaknya yang selalu menjadi juara kelas dan nomor satu di sekolah. Ishaan selalu dianggap terbelakang dan ditekan habis-habisan terutama oleh ayahnya yang memiliki sifat ambisius. Sebenarnya Ishaan memiliki bakat luar biasa dalam menggambar. Namun bagi ayahnya, prestasi dalam ilmu pasti adalah segalanya dan mendapat nilai buruk dalam prestasi akademik di sekolah adalah hal yang sangat memalukan.

Hingga akhirnya Ishaan dipindahkan ke sekolah asrama di luar kota pada tengah semester dengan harapan ia bisa lebih baik dan mandiri khususnya dalam kehidupan akademiknya. Namun hal ini tidak juga membuat anak berusia 9 tahun itu membaik. Malah ia menjadi semakin tertekan dan pendiam. Sementara pihak sekolah terus mendidiknya dengan keras dan menganggapnya setara dengan siswa lainnya.

Ya begitulah cerita Ishaan Awasthi, seorang anak penderita Dyslexia yang gejalanya terlambat diketahui oleh orang tuanya. Bagi kebanyakan kita, anak yang baik dan normal adalah anak yang penurut, bisa mengikuti pelajaran di sekolah, mendapat nilai yang baik, tidak nakal terhadap teman sebaya, dsb. Padahal, tidak ada manusia terlahir sempurna seperti itu. Seorang anak terlahir dengan sifat uniknya masing-masing. Yang menganggapnya nakal hanyalah orang-orang dewasa yang tidak mengerti. Yang diperlukan mereka adalah pengertian dan pemahaman kita yang mengaku sudah dewasa. Perlakuan dan kasih sayang yang lembut akan menjadikan anak tumbuh besar secara nyaman.

Iklan

17 thoughts on “Manusia Terlahir Spesial

  1. Covernha mirip 3idiots yak kuning kuning gt. hehehe..

    Film india emg udah banyaj yg mengangkat masalah sosial,pendidikan dan masih banyak lagi selain cinta cintaan skrg..

  2. Film ini sepertinya bagus ya mbak….saya suka juga nonton Film yang bahasannya tak masalah cinta melulu ๐Ÿ™‚

    Btw, Mbak…Hani mau ucapin Minal Aidzin walfaidzin Mohon di maafin lahir n bathin ya…

  3. Saya sangat terkesan dengan pesan :
    Tidak ada manusia terlahir sempurna seperti itu. Seorang anak terlahir dengan sifat uniknya masing-masing. Yang menganggapnya nakal hanyalah orang-orang dewasa yang tidak mengerti. Yang diperlukan mereka adalah pengertian dan pemahaman kita yang mengaku sudah dewasa. Perlakuan dan kasih sayang yang lembut akan menjadikan anak tumbuh besar secara nyaman.”
    Walaupun sebagian sudah saya terapkan dalam keluarga, tapi tulisan ini semakin menyempurnakan pemahaman saya, akan saya catat dan saya gunakan dalam mendidik anak-anak

  4. Aduh, ini film masuk ke daftar pencarian saya yang blon ketemu-temu dimanakah tempat download yang paket hemat cepat plus ada subtittlenya (pernah download eh udah pake india subtitle-nya jerman :()
    Bagus, ya.. ๐Ÿ™‚

  5. wah..rekomendasi yg bagus tuh mba…
    cari ah filmnya…
    ngomong-ngomong tentang Dyselexia jadi inget lagunya BlackStar yang judulnya Abnormal….
    lagu itu juga bercerita tentang penyakit Dyselexia…

  6. Ping balik: Ulasan Buku: Sejuta Warna Dunia Mia | thePOWER ofWORDS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s