Hot Fuzz: Sebuah Satire

Hot Fuzz (speakinggeek.wordpress.com)

Malam minggu (14/5) kepala saya terasa agak pening tiba-tiba usai mengerjakan Final Test di CCF. Mungkin saya yang terlalu tegang memikirkan soal-soal, atau tegang karena bingung kekurangan vocab Perancis, atau tegang menghafal konjugasi-konjugasi Perancis yang amat banyak dan beragam dan tata bahasa yang rumit. Ah, sudahlah, yang jelas test tahap pertama sudah saya lewati, tinggal menjalani test lanjutan Sabtu depan: France Oral Test. I’ll get best result.๐Ÿ˜‰

Sampai di rumah pening masih terasa meski tidak terlalu sakit. Saya pun bergabung bersama adik saya yang sedang menonton tv. Dalam waktu singkat tv dapat saya kuasai dan saya pun mencari channel yang saat itu menayangkan acara bagus. Beruntung saya melihat Trans TV yang menayangkan Hot Fuzz, film aksi komedi terbitan Britania Raya (Inggris) tahun 2007. Saya memang tidak menonton dari awal, sebab film sudah berjalan sekitar 50% kekita saya nimbrung di depan tv. Tapi tak apa, saya cukup nyambung kok dengan jalan cerita film itu.

Film Hot Fuzz bercerita tentang seorang Polisi di London, Nicolas Angel (Simon Pegg) yang bekerja dengan penuh dedikasi. Namun sayangnya dedikasi tinggi yang dimiliki Angel ini membuat rekan-rekannya bahkan termasuk pimpinannya sendiri iri dan tidak suka. Akhirnya ia pun dipindahkan ke sebuah desa bernama Sanford Village yang memiliki tingkat kriminalitas sangat minim. Biasa bertugas di kota besar dengan permasalahan kejahatan yang tinggi membuat Angel cukup kesulitan ketika dipindahtugaskan ke desa yang sangat tentram dan damai seperti Sanford. Setiap hari ia berpatroli bersama rekannya, Danny (Nick Frost) dan hampir nihil menemukan pelanggaran. Hingga suatu ketika terjadi peristiwa kematian beberapa warga yang misterius membuat Angel tergerak menyelidikinya. Disini ia menemukan beberapa kejanggalan, diantaranya sikap warga desa Sanford yang terkesan santai dan tidak peduli meski ada peristiwa kematian yang mencurigakan. Lalu apa yang terjadi dengan lanjutan film tersebut? Berhasilkan Angel mengungkap kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di Sanford Village? Silakan tonton sendiri. Dibawah ini ada trailernya:mrgreen:

Opini saya, film ini merupakan satire dari kenyataan yang terjadi. Seperti misalnya, polisi berdedikasi seperti Angel harus ‘dimusuhi’ rekan-rekannya karena terlalu rajin mengungkap kejahatan. Adegan tsb mengesankan bahwa kepolisian yang ada sebenarnya kebanyakan berisi polisi-polisi yang tidak berdedikasi dan kompromi dengan korupsi.๐Ÿ˜›

Kemudian soal Sanford Village yang digambarkan desa yang sangat damai, tentram, makmur dengan tingkat kejahatan sangat rendah. Hal ini sungguh tanpa cela bagi sebuah daerah dan cenderung utopia. Namun ternyata ketentraman yang ada hanyalah polesan semata yang dibangun bukan berdasarkan usaha yang baik namun dari perbuatan-perbuatan keji yang tidak menyenangkan. Kenyataannya, perilaku kebanyakan masyarakat akhir-akhir ini semakin aneh dan hampir tidak ditemukan sebuah daerah yang tidak memiliki cela sedikit pun. Jika pun ada sebuah negara yang makmur dalam hal ekonomi, belum tentu makmur juga dalam hal perilaku dan spiritual. But well, at least we do best for best world.๐Ÿ™‚

43 thoughts on “Hot Fuzz: Sebuah Satire

  1. saya kemaren juga nonton..๐Ÿ˜€
    sebenernya pelanggaran di Sanford-nya ada, cuman pihak-pihak yang dirugikan tidak terlalu menganggap serius pelanggaran tersebut dan cenderung memaafkan..

    tapi ya, siapa yang tahu ada apa dibalik itu semua.. hehe๐Ÿ˜€

      • termasuk menyindir film2 yang ber”aroma” hollywood. soalnya pembangunan emosi pemain dan pengambilan gambarnya sangat mendukung untuk dibuat sebuah film “serius” tapi di film ini adegan2 serius itu ditanggapi dengan lelucon. pengambilan adegan2 yang emosional. seperti rumah meledak, pembunuhan2 yang terlihat “sadis”, baku tembak. dll. jadi terkesan satir sekali melihat tanggapan pemain2 yang lain. apik ki film e. *ngomong2 koq malah nonton film ki mas arif. thesisnya kepiye :))

  2. Film2 bioskop Trans TV emang lebih seru dibandingin nonton Sinetron gak jelas di TV sebelah yak!๐Ÿ˜›

    Tapi biasanya film2 kayak gini susah di cari di lapak2 langganan deh *berharap Trans ngulang filmnya* hahaha

  3. Yaaaay! Saya suka banget nih pilem!๐Ÿ˜€
    Dulu pertama kali nonton di HBO, jadi pengen nyari DVD-nya belum nemu aja.๐Ÿ™‚
    Saya suka karena ada Simon Pegg dan si gemuk itu (saya lupa namanya). Mereka berdua main bareng di “Shaun of The Dead”. Baru2 ini mereka berdua main bareng lagi tentang film alien berjudul “Paul”.๐Ÿ™‚
    Pilem ini awalnya tampak biasa, seorang polisi jagoan nangkep penjahat dipindah ke daerah kecil. GAk tahunya akhir2nya sampe banyak adegan tembak2an, kayak perang.๐Ÿ˜†

  4. Salam Takzim
    Semoga sabtu depan lebih fres lagi ya mbak, dan berhasil menggondol prestasi yang bagus, nanti sabtu depan nonton lagi xixixixi, terima kasih hampirannya
    Salam Takzim Batavusqu

  5. Sayang saya ga sempat nonton..fenomena itu bukan hanya terjadi di institusi polisi tp diinstansi pmrintah lainnya jg byk.org terbaik dan berdedikasi di buang dan disingkirkAn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s