Saya dan Si Cantik Clardia

P13-06-10_10-14 Baru beberapa meter bus kami meninggalkan vila, kami dikejutkan dengan salah satu pemberitahuan dari senior bahwa kami akan mampir ke Camp tempat barak TNI dan kavaleri berkuda berada. Bus pun berbelok ke tempat yang dimaksud dan berjalan dengan kecepatan normal menuju padang rumput penuh kuda yang sedang dilepas dan tempat permainan outbond, flying fox, paint ball dan jenis permainan alam lainnya berada. Sepanjang perjalanan, kami melewati barak-barak TNI AD dan melihat pemandangan berbukit-bukit yang sangat indah. Kami takjub. Saya bergumam kagum, penuh pesona.

P13-06-10_10-43 Di tempat ini, saya bersama teman-teman memuaskan diri memandangi bukit-bukit hijau juga mengamati kuda-kuda yang berjalan dan berlarian di sekitar kami. Saya malah berlama-lama menyusuri rumput-rumput tinggi demi melihat kebun-kebun sawi, cabai, selada juga brokoli di atas bukit. Namun akhirnya menyerah juga karena rasa khawatir bertemu dengan ular atau hewan melata sejenisnya.

Ketika itu saya melihat teman-teman mengerubungi seekor kuda yang sedang dituntun salah seorang penjaga. Takut-takut mereka mencoba menunggangi kuda. Giliran seorang teman untuk mengendarai kuda pun tiba, hanya saja dia berlama-lama merasa takut sehingga membuat saya agak bosan melihatnya. Kemudian tanpa disadari saya segera mengambil alih posisi dan kesempatannya untuk menduduki punggung kuda itu dan berjalan dengannya. Hop! Ternyata saya cukup sigap menaiki kuda cantik yang kabarnya bernama Clardia (kok bukan Claudia ya? :mrgreen:) itu. Padahal kuda yang satu ini termasuk jenis kuda yang besar dan tinggi lho. Sementara ketika naik kuda kecil di Bromo November 2009 lalu, saya merasa sangat panik dan takut. Apakah karena kuda ini cantik sehingga saya semangat ingin menaiki punggungnya? *Eh, ga ngaruh ya kecantikan dengan keinginan naik kuda yang menggebu. hehe*

Sayangnya kesempatan saya mengendarai kuda hanya sebentar. mungkin hanya tiga menit, hikz. Tapi tak apalah, mengenal Clardia sudah cukup buat saya. Dan saya berharap bisa mengendarai kuda yang lain suatu hari nanti. Dan mungkin kali ini lebih lama sekaligus tanpa pengawal. ๐Ÿ™‚

P.S. Nantikan tulisan saya selanjutnya yang berjudul Handicraft Buatan Indonesia.

Iklan

13 thoughts on “Saya dan Si Cantik Clardia

  1. Wah, kuda ya. Kalo pengen belajar naik kuda di kota dimana ya ๐Ÿ˜ ( adanya juga mobil merk kuda sih, yang ini lain lagi )

  2. Wah sampe sekarang keinginanku untuk naik kuda belum kesampaian Dhil:), entah deh kapan akan terwujud…Wuiiih pasti setru yah liat pmeandangan yg serba hijau ๐Ÿ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s