Tentang JD Salinger

intermezzo: akhir2 ini saya merasa tidak punya waktu untuk sendiri. blog saya tinggalkan terlalu lama. padahal setiap kali usai membaca buku atau artikel, saya berjanji akan mengulasnya. tapi nyatanya, saya bohong pada diri saya sendiri.😦 well, kini pun saya paksakan untuk menulis sebuah artikel tentang seorang penulis besar. sebenarnya sih saya nulis ini atas dasar gak enak juga sama seorang teman blogger. Bro, ini artikel miskin yang saya janjikan tempo hari. LOL.

***

"I love to write, and I assure you I write regularly. But I write for myself and I want to be left absolutely alone to do it." (JD. Salinger)

apakah teman-teman sekalian tahu novel berjudul THE CATHER IN THE RYE? novel luar biasa ini dibuat sekitar tahun 1950-an. Berkisah tentang seorang remaja bernama Holden Caulfield dengan karakter pemberontak. remaja dengan usia 17 tahun ini dikisahkan baru saja dipecat dari sekolah barunya. Holden, meskipun berasal dari keluarga kaya dan terpandang serta aritokratis, namun ia tidak bisa mencapai prestasi yang bagus di sekolah. sehingga ia memiliki banyak kasus yang sama, yakni dikeluarkan dari sekolah karena nilai-nilai yang buruk dan sikap yang kurang sopan.

novel ini sangat populer di seluruh dunia, karena tercatat penjualan 250,000 kopi setiap tahunnya. ditambah lagi novel ini semakin populer karena tindakan seorang fans John Lennon *the beatles* bernama Mark Chapman yang berhasil membunuh Lennon. kabarnya Chapman mengakui kalau ia termotivasi dari novel ini untuk membunuh Lennon yang diidolakannya itu. akhirnya novel ini pun menuai julukan sebagai novel kontroversial.

lalu siapakah pengarang THE CATCHER IN THE RYE tsb? jawabannya adalah pemilik quotation yang saya kutip setelah intermezzo: JD Salinger. JD salinger baru saja tutup usia tahun ini di usia 91 tahun. ia adalah seorang penulis brilliant yang lahir pada tahun 1919. meski karya yang dipublikasikan tidak banyak, namun ia tak pernah berhenti menulis sedikit pun. bahkan masa tuanya dihabiskan di kota kecil New Hampshire hanya untuk menulis. seperti yang dikatakannya ia sangat cinta dunia tulis menulis. ia tak senang memiliki ketenaran jika itu harus menjauhkannya dari hobi menulisnya. Ah, JD Salinger, selamat jalan. saya senang bisa mengenalmu walau hanya lewat THE CATHER IN THE RYE saja.🙂

credit: Jakarta Globe, the end of January 2010

15 thoughts on “Tentang JD Salinger

  1. ooohhh…..kirain teh udah mti dari pas kita blajar dulu…baru tahun ini toh mninggalya,,,,klau didunia sastra. dia my idol setelah Bang Edgar A. Poe…imaginasi tiada batas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s