Malang Bag. 1: Keberangkatan

hmm, sesuai janji saya untuk menulis laporan perjalanan selama di Malang seminggu kemarin, maka saya akan memulainya dengan judul Malang Bagian 1 ini. namun sebelumnya saya mau sedikit berbicara OOT dari tema tulisan ini.

teman, perasaan saya kali ini sangat kecewa dan sedih, juga bingung pastinya. mulai dari masalah organisasi mahasiswa di kampus tempat bernaung saya dulu. hingga masalah BIBIT-CHANDRA yang makin menjadi-jadi. bingung! marah dan kecewa! sedih dan timbul rasa tak percaya. polisi-KPK-jaksa seperti 3 pendekar yang tengah saingan. saling tuduh menuduh. saking kecewanya, saya jadi agak apatis sama polisi apalagi yg namanya jaksa. ditambah lagi DPR yang lebih terkesan ngebelain polisi. waduh, suara rakyat semakin tak terdengar. kalo gitu, sebagai rakyat yg tak didengar kita cuekin ajah DPR-polisi-jaksa-apalagi presiden. bodo amat sama smua peraturan. abis dibuat untuk dilanggar siih!

dan SELAMAT HARI PAHLAWAN. ingat… perjuangan tidak hanya untuk dikenang namun juga ditiru sikap dan semangat kesatrianya.

***

oke, tadi intermezo sesaat. dan sebelumnya mau bilang juga, inspirasi penulisan journey report segini detail didapat dari saudara kita M. Fadhil Adinugroho yg pernah juga bercerita tentang perjalanannya ke SBY. dan tulisan ini akan saya apdet berselang 3 hari untuk posting perjalanan berikutnya dan berikutnya. sekarang lanjut ke cerita bagian pertama. 🙂

senin (2/11/09) pagi buta saya sudah terjaga dan bersiap diri. hingga waktu menunjukkan pukul 4 pagi buta, saya diantar ayah langsung melesat menuju pangkalan DAMRI di belakang Giant Mall, Bekasi. disana terlihat masih gelap, tapi sudah banyak orang yang berdatangan untuk ngantri menuju bandara. jelas dari wajah-wajah mereka yang nampak cemas karena tak ingin ketinggalan pesawat.

05.55 AM

bandarasaya tiba di bandara. padahal pesawat masih sekitar dua jam lagi berangkat. akhirnya, sambil berdiri di pojok tembok saya menunggu yang lain datang. menyenangkan melihat orang-orang lalu lalang disana. kesibukan melanda bandara setiap hari tak terkecuali pagi itu.

07.30 AM

P1100007 setelah check in dilakukan, kami masih punya waktu sekitar 10-20 menit kedepan untuk duduk di ruang tunggu. saya yang merasa agak lapar, langsung menyantap habis bekal dari ibu. lumayanlah meski cuma roti isi coklat, tapi cukup mengenyangkan. saya pun juga memeriksa tiket yang tadi diberikan oleh petugas. ada perasaan janggal ketika menemukan nama saya yang ditambahkan MR dibelakang. masya Allah, ternyata terjadi lagi sabotase jenis kelamin ini. seharusnya saya mendapatkan tambahan MS dan bukan MR. karena jika MR berarti saya tercatat berjenis kelamin M (male). padahal, jelas-jelas di KTP tertulis PEREMPUAN, ditambah bukti foto yang cantik jelita. :mrgreen:

09.20 AM

tiba di SBY. cuaca kering kerontang. tanah SBY tampak pecah-pecah merekah dan menghitam. namun udaranya tetap lebih bersih daripada JKT. selanjutnya kita main ke UBAYA (Universitas Surabaya) dan mengunjungi Konsulat Amerika Serikat di SBY.

16.00 PM

berangkat ke MLG. perjalanan lumayan jauh. dan sesampainya di MLG, kami langsung menuju resto  Inggil untuk makan malam. setelah itu, kami diantar menuju University Inn UMM, tempat kami akan menginap selama seminggu kedepan.

***

P.S.

next reports: MLG Bag. 2: Tur Kampus, MLG Bag. 3: Workshop, MLG Bag. 4: Wisata, MLG Bag. 5: Sarang Aktivis, MLG Bag. 6: Ngarung, MLG Bag. 7: Bromo-Tengger-Semeru, MLG Bag. 8: Pulang.