Pertanyaan Linglung

apakah pembaca sekalian pernah menghadapi orang dengan pertanyaan aneh dan terkesan, maaf, bodoh? saya pernah. tapi sejujurnya saya-lah yang lebih sering mengajukan pertanyaan bodoh itu kepada orang lain. sehingga tak jarang orang lain berkomentar kesal dan gemas pada saya. maka dari itu, siap-siap bawa pentungan saja jika ada yang ingin kopdar dengan saya:mrgreen:. sebab bukan tidak mungkin saya akan melontarkan kata-kata favorit saya, “Emang ya?” atau “kita lagi ngomong apaan sih?”

namun kini, saya-lah yang mendapat pertanyaan linglung itu. bermula ketika beberapa minggu lalu saya mendatangi akademik fakultas untuk urusan legalisir ijazah dan transkip S1. ditemani dua orang teman saya masuk ke kantor akademik. kemudian saya bertanya pada seorang bapak yang kira-kira usianya > 25 atau menjelang 30. sebelumnya saya belum pernah lihat bapak ini, sepertinya pegawai baru di fakultas. lantas saya mengajukan pertanyaan pada bapak tersebut, “mau legalisir ijazah dan transkip dengan siapa?”

bapak tsb menoleh, “Oh, mari, dengan saya.” lalu ia bertanya lagi, “FAKULTAS APA?”.

saya diam. mengerutkan dahi juga alis saya. bapak itu juga diam sesaat, menyadari kekeliruan pertanyaannya.

“Fakultas Adab-lah pak. kalau bukan fakultas adab, NGAPAIN SAYA KEMARI?” jawab saya pelan tapi menusuk tajam.

“engga, nanya aja. takut salah begitu. mungkin Fakultas Syariah. kalau fakultas syariah, kantornya ada di sebelah.” ujarnya nge-les.

saya pun hanya diam, tidak menanggapi. namun tetap menggerutu dalam hati. masa sih, sudah 4 tahun kuliah dan sudah lulus pula, masih belum tahu juga dimana letak kantor akademik fakultas. ya, memang sih, beberapa fakultas terletak dalam satu gedung besar. seperti fakultas saya, Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) yang berdampingan dengan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dalam satu gedung. namun kan bukan berarti kita masih belum tahu letak atau batasan wilayah masing-masing fakultas. hmm, ada-ada aja.

tapi ketika itu saya pun mendapat pelajaran, ternyata begini jika kita mendapat lontaran pertanyaan linglung dari orang lain. rasanya luar biasa tidak enak. hehe, buat mereka yang pernah saya bikin kesal, mohon maaf banget yah.:mrgreen:

19 thoughts on “Pertanyaan Linglung

  1. Bundo ngacuuunnngg, krn plg sering kasih pertanyaan oon pada orang-orang. semuanya karena teledor, ga pernah mau menyimak keterangan orang lain.. sehingga yg keluar seringnya adalah pertanyaan yang malah mempermalukan diri sendiri

    **btw bapak itu kayanya iseng aja pengen lihat jeng dhila cemberut😛

    • apalagi ketika bundo ngoprak2 mulut orang… ha..ha..
      bundo akan bertanya begini : klo giginya digoyang2 gini sakit nggak?
      pasien : ya sakitlah, dok..
      bundo lagi : klo dicabut tanpa dibius mau nggak?
      pasien : sdh deh dok… mending saya cabut sendiri😀

  2. kadang juga bingung mau nanya apa…
    atau bingng juga ingin mejawab apa…
    jadi lingung sendiri deh….

    **gmn perjalanannya mba?…menyenangkan?..
    ditunggu ceritanya yah…
    hehehe:)

  3. teman2, sy masih di MALANG, hehe… tapi tenanggg, hari sabtu udah terbang lg ke jkt kok.😀

    ini postingan baru, emang sengaja saya jadwalkan terbit hari ini (krn sebelum sy pergi ke malang sy sudah menuis ini)… miss u all, teman2.

    ** dengan kondisi lagi beruntung bisa konek internet.:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s