Kota Tua Kayak Gini Lho …

Akhirnya main juga ke Kota Tua. Setelah sekian lama mengidam-idamkannya (lihat posting saya yg berjudul ‘Kota Tua Kayak Apa sih??’). saya pun berhasil ‘memaksa’ teman-teman baik saya untuk menjadikan Kota Tua sebagai tujuan utama dalam perjalanan kita saat ini. kebetulan semuanya memang belum pernah main-main ke Kota Tua, ya sudah akhirnya kita rame-rame main kesana dehm084 .  namun sayangnya kita hanya bisa mengunjungi 4 museum. report trip-nya bisa dilihat dibawah. yuk mariii m062

  • Museum Bank Mandiri

ini museum lumayan ‘lusuh’ deh tapi rapih. gak ada guide yg bisa ngejelasin sejarah2nya, tapi sebenarnya benda2 dan penjelasan2 dalam museum ini udah cukup membantu kita.

P3090009

  • Museum Bank Indonesia

ini museum paling enak dan paling canggih dan paling adem dari 4 museum yang kita kunjungi. ditambah lagi ada banyak guide yang bisa mengarahkan kita dan menjelaskan kepada kita tanpa diminta. dan alur untuk pengunjungnya pun jelas, serius bener2 museum sejati. heheh

P3090014 

  • Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahilah)

umm, kesan kunonya kerasa banget. sayangnya, sekali lagi, guide-nya kurang. heheh. trus yang saya kurang suka, banyak pengunjung yang tidak mengindahkan peraturan di museum ini. padahal udah jelas-jelas tertulis peraturan untuk tidak boleh membawa kamera di dalam ruang pameran. dan itu jelas-jelas tertulis di setiap tembok ruang pameran. tapi sayangnya, banyak yang melakukan sesi pemotretan dan syuting di dalam sini, apalagi para calon pengantin yang tengah melakukan pemotretan pre-wedding. petugasnya juga kurang perhatian deh. hikz…

P3090030 

  • Museum Seni Rupa dan Keramik

sebenernya buat saya yang gak terlalu ngerti fine art, museum ini biasa ajah. hehe. abisan apa yang mau diliat, cuma keramik dan gerabah dan lukisan yang kadang terlihat agak menyeramkan. tapi yang saya suka, kamar mandi di museum ini lumayan bersih. terawat sekali.

P3090035

  • Kota Tua dan Sekitarnya

dibawah ini ada beberapa foto yang diambil di kota yang emang sengaja dibuat sebagai situs pariwisata oleh pemda DKI.

shelter kota tuaP3090047  nenek di kota tua

foto disamping ialah foto yang paling saya suka. memang saya yang mengambilnya sendiri. makanya saya suka sekali. terasa banget artistik oldiesnya itu lho. ketika saya meminta teman2 untuk mengambilnya, mereka malah menolak dengan alasan gak enak atau takut nenek2nya nengok. tapi buat saya yang emang suka iseng motret orang-orang di sekitar, ini hal yang wajib dan berharga untuk diambil gambarnya. makanya jangan heran kalo pada foto ini saya pampang nama saya dan judul fotonya, krn memang saya yang ambil (juru potretnya).

next desire: Museum POLRI (museum ini baru buka lhoo, ada di daerah sekitar Blok-M, jadi pengen tau), Museum Wayang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bahari, Gedung Arsip Nasional, dan situs-situs kuno di Jakarta yang belum sempat dikunjungi. *jadi selama ini saya kemana ajah sihhh?? tinggal bertahun-tahun di Jakarta gak pernah keliling2. payah!*

Iklan

76 thoughts on “Kota Tua Kayak Gini Lho …

    • hihi… ya maklumlah nad. mumpung aku udah dapet kepercayaan penuh dari ortu. aku kan orangnya sejak dulu penakut dan memang sering dilarang pergi2 klo gak bareng keluarga. jadi yaaa, mumpung aku udah lulus, trus dibolehin dan dpt kepercayaan, yaa aku jalan2 dunk. hehe, jadi curhat. 😉

  1. wah…senangnya yg abiz jalan2 ke Kota Tua…Jd, pengen ksana lg aq..mmh..knp ga ke museum wayang dhil?ntar ada boneka yg mirip kmu deh!hehhe…oya, tanya dunk museum BI tuh letaknya di sbelah mna kota tua sih??

    • kita gak sempet ke museum wayang, fin. coz pas ke museum keramik, udah mau jam 3. kan hampir smua museum tutup jam 3 sore. lagian kan udah kubilang di awal klo kita cuma sempat mengunjungi 4 museum.

      museum BI ada di sebelah museum Bank Mandiri. kamu naik busway ajah dari blok-M sampe Kota. trus kita bisa langsung jalan ke museum bank mandiri. nah sebelahnya itu museum BI. trus jalan kesanaan dikit baru Kota Tua beserta 3 museum Fatahillah, wayang, kramik.

  2. Yang pasti kalau ibu-ibu ini naek ontel duduknya akan nyampin, lain dgn kita kang (kang Arsha)… Hehehe…

    Malem minggu ini biasanya lagi rame, duduk-duduk di batu bulet sebrangnya museum fatahillah… tata cahayanya lumayan bagus, bisa ngobrol santei bareng teman sampe pagi… tapi biasanya jam dua pagi udah mulai sepi…

    • heheh… klo saya mah gak berani sampe malem gituh kang. emangnya kita cowok. klo cowok mah enak mau ngobrol dan jalan2 dari pagi sampe pagi lagi mah sok wae. klo perempuan, bisa banyak persepsi yg timbul nanti. ya gak? 😉

      • tentunyaaa… kalo sama keluarga sih engga apa-apa, tapi emang yg dateng itu muda mudi engga jelas rimbanya… 😀

  3. wah wah wah. jadi inget ama kampung halaman masa kecil. dulu seperti itu. tapi sekarang banyak yg berubah. ah jadi kangen ama.. hmm. ah malah terinspirasi pengen nulis posting tentang kampung masa kecil

  4. membaca artikel di atas, fikiran saya kok nyambung ke buku rahasia meede karya es ito… membayangkan suasana di yg diceritakan buku itu ketika melihat foto2 di atas 🙂

  5. museum, oh, museum… melihat bahwa banyak museum seperti gak terurus, terasa bener kesan kita kurang menghargai sejarah. 😦
    btw kalo museum dibikin lebih menarik, pasti orang2 banyak yang datang tuh..

  6. ya kalau ndak dijarta ya didunia ini toh mbak.. enak tho… tapi ndak dighendongkan hihihiiii.
    salam kenal dari http://batjoe wordpress.com semoga berkenan untuk mapir dan terima kasih

  7. duh para akhwat berfoto ria, wah ada ikhwan tuh yang paling ganteng . pasti seneng tuh si ikhwan di temani bidadari nan cantik. he he he

    Pasti meyenangkan ya. jalan-jalan di kota tua.kapan2 ajak2 ya

  8. halo..saya kembali..hehehe..
    menyusuri kota tua memang tak ada habisnya mba,,sekarang juga bukannya sudah di buat terowongan bawah tanah yang menghubungkan stasiun kota dengan museum bank mandiri ya?…
    ingin pulang..rindu jakarta… 😦

    oh, iya,,mohon maaf, untuk sementara blog saya sedang dalam tahap renovasi, mohon dibantu yah mba…

    🙂 v

    • halo juga… memang udah agak lama terowongan bawah tanahnya ada, mas muam. kangen jakarta? bentar lagi lebaran kan?? pasti pulang dunk. jangan lupa bawa oleh2x dari samarinda yah.

      oo, lagi renov blog? mau dibantu apa? doa?? oke deh. 😉

  9. itu masalahnya, kebanyakan saya lihat di Indonesia, kota – kota besar terlalu suka sama kemajuan…
    sampai barang tua seperti gedung kuno dihancurkan

  10. Sebenernya saya rindu akan kota tua, kayaknya sepi..suasananya enak dan bisa bikin ngantuk…itu yang penting…hihihihihi.
    Terimakasih sudah berkunjung di dunia maya saya, kunjungi saya kembali yach…

  11. Duh asyik sekali bisa menjelajah tempat-tempay bersejarah. Sayang sekali bangsa kita masih jarang yang hobinya mengunjungi tempat-tempat seperti ini ya mas. Museum malah sering dikunjungi orang asing daripada bangsa sendiri. Kita kayaknya lebih happy kalau berada di mall.
    Foto yang oldiest itu emang cakep mas.Siapa dulu donk paparazinya.

    Salam hangat dari Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s