Gara-Gara JUALAN IDE SEGAR

Judul diatas bukan karena saya sedang bisnis atau jualan yah. Tapi JUALAN IDE SEGAR yang dimaksud disini ialah sebuah buku. Yes, a book entitled JUALAN IDE SEGAR by M. Arief Budiman. Ada yang tau buku ini sebelumnya? Kalau yang sudah, mari kita bernostalgia dan me-review kembali. Kalau yang belum, mari kita baca bersama review yang tidak seberapa ini. Apalagi jika nantinya tulisan ini tercampur dengan cerita personal. :mrgreen:

gambar ini dikopi tanpa izin dari http://jualanidesegar.com

gambar ini dikopi tanpa izin dari http://jualanidesegar.com

Suatu ketika pada hari Kamis (4/6) saya pergi ke BNI Syariah sebelah Kampus bersama teman se-kosan adik yang juga merupakan adik kelas saya di fakultas. Maklum, setelah dapat salary Selasa kemarin, harus menyisihkan sebagian untuk nabung dunk. Kebetulan masih ada sisanya. Jadilah saya pergi ke Bank bersama adik kelas saya itu.

Sesampainya di bank, teller menyapa saya dengan ramah.

Teller (T):  “Buku apa tuh?”

Dila (D):  “Baca aja judulnya.” (sambil memperlihatkan covernya)

T:  “JUALAN IDE SEGAR? Tentang apa?”

D: “Bisnis”

T:  “O, suka bisnis?”

D:  “Engga, Cuma baca ajah.”

T:  “O, Cuma baca aja. Kuliah di UIN?”

D:  “Iya.”

T:  “Jurusan apa?”

D:  “Sastra Inggris”

T:  “Wow. So, why do you learn about business, Miss Muharram?” (tiba-tiba teller berjenis kelamin laki-laki itu berbicara dalam bahasa Inggris)

D:  “Umm, kenapa ya? No, I just want to read it.” (shock. Karena verbal bahasa Inggris teller tersebut luar biasa FASIH! Kalah gue!! :mrgreen: )

T:  “So you just want to read it? Hmm, I think you should try it RIGHT NOW.”

D:  “I don’t think so. I don’t have some motivation to do it. I mean, no for this time.”

T:  “Why? You must try it. You should have motivation. (bla3x dengan bahasa Inggris yang cas-cis-cus)

D:  “I don’t have stimulus to do it”

T:  “What did you said?”

D:  “I don’t have stimulus to do it. You know, motivation.” (aduuh, nih teller. Kan udah dibilangin alesannya. Gemes mode: ON)

T:  “No, you must to try it RIGHT NOW. If not, you’re gonna be a LOSER. (bla3x… melanjutkan wejangan-wejangan dengan bahasa Inggris yang amat sangat bagus untuk seorang Indonesia sejati)

D:  (nodding alias menggangguk with smiling alias senyum-senyum.)

T:  Okay. I’m waiting (you)… to be a president (maksudnya Dila jadi presiden. Presiden apa? Kok dia tau saya pernah obsesi jadi Presiden Indonesia? Oh mungkin maksudnya jadi master dalam business)

D:  Yes, thank you. Thank you. (senyum sambil pamit. Dan ternyata semua pegawai yang ada di bank tsb memperhatikan pembicaraan kami. Jadi malu saya!)

Dengan muka yang masih memerah saya meninggalkan Bank. Aduh, gara-gara JUALAN IDE SEGAR nih. Yup, isi JUALAN IDE SEGAR ini memang mengenai bisnis. Tepatnya bisnis di bidang IDE KREATIF dan design dan periklanan. Buku ini menceritakan tentang bagaimana kita bisa memulai bisnis kreatif mulai dari NOL dengan tanpa modal. Sangat cocok untuk orang yang ingin mencoba membangun sebuah perusahaan dan bagaimana menjalankannya. Khususnya (sekali lagi) bisnis yang bergerak di bidang IDE KREATIF.

Umm, sepertinya kali ini saya tidak ingin menulis detail isi dari buku tsb (yaiyalah, kalo nulis ulang sama ajah motokopi isi bukunya trus ditaro di blog. Lagian namanya juga resensi buku, ya ringkas-lah nulis soal isi bukunya). Saya Cuma *seperti biasa* berbagi perasaan dengan teman-teman bahwa kali ini saya cukup senang dan bahagia bisa membaca buku bagus seperti JUALAN IDE SEGAR ini. Meski mungkin temanya tentang bisnis, dimana saya sama sekali buta soal bidang tsb. Namun seperti biasa, saya Cuma ingin tahu apa isi buku ini sehingga saya berhasil maksa-maksa teman saya yang merupakan pemilik sah buku ini untuk meminjamkannya pada saya :mrgreen:.

Buku ini (sekali lagi) berisi tentang bagaimana memulai bisnis dari NOL dengan TANPA MODAL sama sekali (karena bisnis ide itu gratis!) namun bisa UNTUNG milyaran rupiah. Udah saya sampaikan pada dua paragraf sebelumnya kan? Selain itu buku ini juga berbagi banyak ilmu soal bagaimana presentasi di hadapan audience dengan baik, juga bagaimana me-maintenance perusahaan. Entah itu seperti upgrading atau kompetisi kecil-kecilan antar staf. Namun yang paling menarik buat saya ialah kisah sang penulis (Om Arief) yang mampu menuturkan bahasanya begitu mengalir dan tanpa kesan menggurui. Jujur terkadang saya meneteskan air mata, padahal ini bukan kisah cinta picisan lho. Saya terharu dengan kekuatan beliau yang *yang apa yak, hehe susah dijelaskan*. Dan saya paling suka cara Ia memotivasi, dengan kisah-kisahnya sendiri. Sejujurnya buku ini secara keseluruhan merupakan kisah perjuangan Om Arief dalam meniti perusahaan periklanan bernama Petakumpet, yang kini perusahaan tersebut kian berkembang dan tengah menuju langkah menjadi The Most Admired Company in The World. Juga soal impian yang begitu mudah (sebenarnya) untuk diraih. Dan ia menyebutkan tentang ‘Law of Attraction’ lho di halaman 128. Tuh, makin percaya kan kalau kita yakin dengan mimpi kita, apapun rintangannya, pasti dengan sendirinya ia akan menghampiri kita, TANPA KITA DUGA. Berikut kutipan halaman 128.

“Saya sadar di luar sana ada banyak orang yang akan menolak penawaran saya, melihat saya sebelah mata, menutup pintu bahkan sebelum saya mengetuknya untuk berbagi mengenai indahnya mimpi-mimpi saya. Tapi sesuai hokum alam tentang ketertarikan (law of attraction), saya harus tidak peduli. Saya harus menyembuhkan luka hati saya seperti Wolverine yang menyembuhkan sendiri luka-kula di tubuhnya.” (Arief 2008, 128)

Begitulah isi bukunya teman2. mungkin tertarik membaca? Ya, saya sarankan cari buku ini dan baca. Meski teman2 tidak mahir berbisnis atau tidak suka bisnis. Tapi ambillah hikmah dari segala sesuatu yang kita baca. Saya pun bersyukur telah membaca buku ini. Isinya menggugah, meski sebenarnya terkadang saya skimming dalam membaca beberapa bab-nya (maaf ya Om Arief). Dan saya merasa harus mengubah list orang-orang yang ingin saya temui. Karena saya harus menambahkan beberapa orang dalam list saya ini.

  1. Muhammad SAW and his relatives and best friends (has passed away. But I hope I could meet him and their people in the next life, in the HEAVEN)
  2. Umar bin Abdul Aziz and his wife, Fathimah (also has passed away. But I hope I could meet him and his wife in the next life, in the HEAVEN)
  3. Albert Einstein (also has passed away. But I hope I could meet him, also in the next life)
  4. Sigmund Freud (also has passed away. But todays I don’t care with him anymore. It’s because first, he’s Jews and second, I don’t care with his psychoanalysis theory anymore)
  5. Sinichi Kudo (impossible. Because he’s not real!!)
  6. Eliza V. Handayani (the author of novel ‘AREA X. HYMNE RAYA ANGKASA’. She’s smart and adorable person. Her novel is so scientific and I love it.)
  7. Duta ‘Sheila on 7’ (hehehhhh)…. (move into the last number)
  8. Pak Ridho (My Physics teacher at Senior High School)
  9. M. Arief Budiman (the author of JUALAN IDE SEGAR and Director of PT Petakumpet Creative Network)
  10. Tauhid Nur Azhar (the author of ALLAH SWT, PULSA dan KOMIK JEPANG. For the article klik here)
  11. Duta ‘Sheila on 7’ (hehehhhh)….

Yaa begitu. Hmm, gara-gara JUALAN IDE SEGAR, saya harus “dinasehatin” panjang kali lebar oleh seorang teller. Gara-gara JUALAN IDE SEGAR, saya harus berpikir ulang tentang mimpi saya. Gara-gara JUALAN IDE SEGAR saya harus berpikir tentang sebuah usaha mandiri. Namun lagi-lagi saya belum tau harus apa. Saat ini saya hanya berpikir ‘kira-kira apakah saya bisa berbisnis? Tapi minat kesana belum tumbuh.’ Ahh, semua GARA-GARA JUALAN IDE SEGAR. :mrgreen:

Namun saya bungah dan sedikit bangkit (masih belum full) ketika membaca pernyataan awal di buku yang ditulis om Arief ini,

“Setelah menelan bulat-bulat waktu pengerjaan hampir satu tahun, setelah melewati perjalanan berat atas nama komitmen untuk berbagi dan membuat dunia ini menjadi tempat yang sedikit lebih baik: inilah persembahan kecil saya buat Anda semua.

Buat soba-sobat saya para entrepreneur, para calon entrepreneur, para creativepreneur, para calon creativepreneur maupun Anda yang belum tahu kelak pengin jadi apa.” (Arief 2008, xxiii)

Penggalan kalimat “maupun Anda yang belum tahu kelak pengin jadi apa.” membuat saya merasa tersanjung dan saya mengartikannya sebagai sebuah kepercayaan bagi orang yang ‘blo-on’ karena belum punya mimpi kayak saya bahwa suatu saat nanti saya pun akan menjadi BESAR. Dan saya percaya itu. 😉

Trims to:

Lia Amalia, seorang teman pemilik sah buku ini, yang berhasil saya paksa-paksa untuk meminjamkan bukunya.

Krishadi Nugroho, seorang teman yng juga peminjam buku dari Lia, yang mengantarkan buku ini ke tangan saya dengan selamat pagi-pagi jam 9-an di Fathullah.

Siti Muhtalifah, seorang teman kosannya adik, yang bersedia mengantar saya ke BNI Syariah di samping kampus UIN Syahid.

Teller BNI Syariah yang saya tidak tahu namanya, tapi saya hapal wajahnya.

M. Arief Budiman, Penulis Buku JUALAN IDE SEGAR. Sangat inspiratif!

Geng Adab 04 (Wiwit, Cici, Reny, Lia, Kris, dan Pandu. Maafin Dila yah, soalnya saya belum bisa memulai kembali rancangan2 ide untuk impian kita. Blocking idea-nya lama betul nih!!)

Iklan

35 thoughts on “Gara-Gara JUALAN IDE SEGAR

  1. Saya malah tertarik & jadi sedih dengan dialog Dhila dgn si Teller yang cas cis cus 😦 ….
    Bukunya belum pernah saya baca, kalo ada e-book-nya pasti saya download.

    Saya sedih 😦 coz… ga ngerti 😀 …. 🙂 hikhik…

  2. Boleh Nenk bukunya… Baca tulisan ini jadi ngebayang kampus UIN, daku sering lihat kampusnya tapi ga pernah masuk… cuma numpang tidur di mesjid depan kampus… 🙂 Neng Dila kalau mau sambil ngajar, di Homeschooling Kak Seto banyak anak UIN jadi pengajar part time… lumayan loh … 🙂 ide segar tuh Nenk…

  3. @pak dede: lho kok malah sedih. ayo semangat! :p

    @pak cas: lho, kok bisa nyasar ke uin? sampe tidur segala di mesjid Fathullah. jangan2 part time juga di masjid lagi hehe. o, homeschooling kak seto yah? ide segar memang, tapi waktunya agak sulit. tapi gapapa, mungkin bisa jdi info buat teman2 saya.

    @rudy: teller-nya blogger yah? masa sih? hehe

    @firdaus: hoo… dikau orang bugis toh. oke.. kapan2 yah.

    @yudha: hehe, komen cerdas.

  4. tulisan yang inspiratif… terima kasih atas kunjungan dhila ke blog saya., ttg foto, semua foto yang berlabel http://sedjatee.wordpress.com adalah hasil jepretaan saya sendiri. sedangkan banyak foto lain tanpa label itu adalah karya orang lain. terima kasih…

    salam bloger
    sedj

  5. komitmen itu penting banget buat memulai sesuatu… sayang kadang saya sering lengah akan hal ini..
    banyak ide segar yg saya miliki tapi menguap begitu saja..

    tetep semangat.. makasih buat info postinganya ya, La.. membuat saya kembali memikirkan ide2 lain untuk hidup saya ke depan 😉 *kok komnetra saya serius gini.. ? :mrgreen:

  6. saya sering dapet yang buat saya itu adalah inspirasi, tapi bingung mau diapain selanjutnya. saya yakin itu bom ide, tapi gak mau meledak juga. bingung.

    *saya belum baca bukunyanya dil…

    pas udah baca bukunya, gimana mba. udah dapet ide segar yang kira-kira dapet dijual?hhhee…

  7. buat pak saka dan teman2 smuanya… MAAF yah.. saya memang lagi fokus REVISI SKRIPSI dan DAFTAR WISUDA. soalnya… minggu depan (26 juni 09) udah pendaftaran terakhir wisuda. klo gak buru2, aku gak bisa wisuda juli. doakan yah… aku janji malam sabtu/minggu ini akan update blog-ku dengan tulisan2 yg FRESH… thx… 🙂

  8. ALhmduLiLLaahh..senang deh kLo bukunya bermanfaat..nanti kLo ada buku bagus Lg aqu peinjemin deehh, tp ada uang pinjemnya, se-jam 50.000 Euro. hihiihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s