Kemarin Mereka Ditembaki Saat Sholat

note by Dila: teman2 dibawah ini merupakan email dari kakak kelas saya. mohon dibaca sebagai pengetahuan dan kepedulian kita. setelah membaca ini, moga kita makin peduli. amin. (sedih mood: ON)

kmarin bokap bilang di Thailand umat islam lg sholat isya ditembaki
mhn2 tmn2 yg msh puny akses bt aksi2 agar maslah ini diangkat
ini pelanggaran berat…jzk

>>>mohon baca penting bgt, biar gak mis informasi<<<

rubrik resonansi republika:
Rabu, 10 Juni 2009 pukul 01:55:00
Mereka Ditembaki Saat Shalat Isya

Oleh Asro Kamal Rokan

Ketika perhatian kita tertuju pada kampanye calon presiden, melodrama Manohara dan Prita Mulyasari, maka simaklah kebiadaban terhadap Melayu Muslim di selatan Thailand ini: Sebanyak 50 jamaah masjid Narathiwat ditembak saat shalat Isya, Senin (8/6) malam. Sebelas orang tewas, 12 lainnya luka berat dan kini kritis.

Kantor berita AFP, yang dikutip Antara melaporkan, sejumlah orang bersenjata masuk menyerbu melalui pintu belakang dan pintu samping masjid di Distrik Choi-ai-rong. Mereka melepaskan tembakan membabi-buta kepada jamaah yang sedang khusuk shalat Isya. Jamaah berjatuhan. Darah menggenangi masjid suci itu.

Serangan biadab ini memperpanjang deret kematian di wilayah Melayu tersebut sejak penyerangan terburuk lima tahun lalu. Diperkirakan korban lebih dari 3.700 orang. Namun, pemerintah dan militer Thailand justru menuduh kelompok Muslim. Menurut juru bicara militer, Kolonel Parinya Chaidilok, penembakan di masjid untuk memberi kesan bahwa penyerangan dilakukan militer Thailand.

Penyerangan di masjid ini, tiga hari setelah PM Abhisit Vejjajiva membahas strategi pemerintah menghadapi situasi selatan Thailand ini. April lalu, Abhisit memperpanjang keadaan darurat sejak lima tahun lalu. Pemberlakuan keadaan darurat ini dikritik kelompok-kelompok HAM karena memberi wewenang militer melakukan pelanggaran HAM terhadap warga sipil.

Kebiadaban terus berlangsung terhadap etnis Melayu Muslim di wilayah selatan Thailand ini. Pada 2004 lalu, juga di Narathiwat, umat Islam yang sedang puasa Ramadhan ditangkap, diikat, dan ditumpuk dalam truk oleh aparat keamanan. Mereka lemas. Pemerintah menyebutkan 84 orang tewas. Namun, pemantau independen menyebutkan, lebih dari 175 orang tewas mengenaskan. April tahun itu juga, aparat keamanan menyerbu masjid di Pattani, 32 orang tewas.

Penduduk Provinsi Narathiwat, Yala, dan Pattani mayoritas Islam. Mereka nelayan dan petani miskin. Sehari-hari mereka berbahasa Melayu, seperti di Malaysia dan Indonesia. Sebelum dikuasai Thailand (dahulu Siam), wilayah selatan ini adalah kerajaan-kerajaan Melayu. Pada 1785, Kerajaan Islam Pattani Darussalam–yang pernah menjadi kerajaan Islam termasyhur di Asia Tenggara–diserang Thailand. Sultan Muhammad tewas dalam pertempuran mempertahankan hak dan kedaulatan wilayahnya.

Pada 1902, Siam yang didukung Inggris, menghapuskan secara resmi sistem pemerintahan kesultanan tanpa persetujuan rakyat Melayu. Sejak itu, hak-hak mereka dihilangkan. Tokoh-tokoh Melayu memperjuangkan haknya, namun mereka dibunuh dan dipenjarakan. Masjid-masjid dibakar. Pada 1987, masjid Kerisek yang bersejarah, dibakar tentara Thailand.

Tidak sampai di situ. Bahasa Melayu secara perlahan dihapuskan. Warga diwajibkan hanya menggunakan bahasa Thai. Di sekolah-sekolah–yang mayoritas pelajar Islam–tidak ada pelajaran agama. Pemerintah Thai menolak mengakui bahasa, budaya, dan agama penduduk yang berjumlah lebih dari 5 juta jiwa itu.

Januari 2009 lalu, Amnesti Internasional (AI) melaporkan berbagai kasus penganiayaan sistematis pasukan Thailand terhadap warga Melayu Muslim. AI menemukan 34 kasus penganiayaan. Kasus itu, antara lain, warga dikubur dalam tanah hingga batas leher, disiksa dengan arus listrik, serta mata dan bagian tubuh mereka ditusuk. Beberapa orang tewas dalam penyiksaan brutal tersebut.

Pasukan Thailand juga, menurut AI, mendirikan pusat-pusat tahanan. Di sini, para tahanan tidak diizinkan bertemu dengan penasihat hukum dan keluarga. Terhadap hal ini, AI mendesak Pemerintah Thailand segera menutup semua pusat tahanan tersebut dan memberi izin penasihat hukum dan anggota keluarga bertemu.

Indonesia dan Malaysia telah berupaya mencari penyelesaian, namun Pemerintah Thailand terkesan tidak serius menyelesaikan konflik berdarah ini. Perwakilan Melayu yang diundang Pemerintah Indonesia untuk membahas penyelesaian kekerasan ini, tidak diakui Deplu Thailand.

Darah terus mengalir dari tubuh-tubuh saudara kita di selatan Thailand. Mereka tidak berdaya menghadapi senjata dan kebengisan. Mereka roboh dan tewas untuk mendapatkan haknya. Kita memang harus memberi perhatian pada Palestina, namun pembantaian di Thailand selatan ini tak boleh dibiarkan: Saudara-saudara kita itu terkulai tak berdaya, berlumur darah, tepat di hadapan kita…

Iklan

13 thoughts on “Kemarin Mereka Ditembaki Saat Sholat

  1. Jadi inget lagi perjuangan Pak Amir Biki… Kayaknya intimidasi terhadap umat Islam di Thailand lebih ekstrim dr peristiwa Tj.Priuk tuh diL…

  2. KEJAM!!!!!

    semoga mereka yg telah gugur mendapat tempat yg mulia disisi Alloh…

    gak nyangkat bgt di Thailand ternyata begitu… 😦

  3. jazakallah atas entry ini. Apa daya kita yang telah terpecah ini dan mutakkhir mereka memprovokasi antara malaysia dan Indonesia berkenaan tuntutan pulau dan berbagai lagi perancangan supaya rantau islam ini dan kita sesama muslim ini bergaduh dan berperang agar mereka dapat menguasai kita …mudah2an akan menyedarkan kita semua tentang musuh2 begini …insyaalah.

    p/s jangan panggila saya pakcik …terasa begitu tua hehehh …

  4. Hanya bisa mengutuk kekejaman ini !!! andaikan tangan ini mampu membalas akan dibalas, tapi apa daya tiada kekuasaan pada diri, hanya mampu berdoa dan berdoa…. ya Allah masukan lah mereka yang syahid ke tempat terindah-Mu yaitu syurga….. Amin.

  5. Astaghfirullah… g tau kudu bicara apa… cm lewat empati dan simpati rasanya belum cukup. Bila mustahil menegakkan keadilan di dunia, sesungguhny keadilan di akhiratlah yg sebenar2ny pengadilan keadilan. . *gregetan.com*

  6. al-kufru millatun wahidah.

    Runtuhnya khilafah (terakhir Khilafah Utsmaniyah) adalah bencana paling besar bagi umat islam, tidak ada lagi payung tempat berteduh. wilayah yang dulu begitu damai dibawah satu naungan sekarang selalu digerogoti. saat Utsmaniyah runtuh (dosa Musthafa Kemal sungguh teramat besar) Bangsa Eropa membagi wilayah islam kedalam kavling-kavling yang mereka bagikan, Afrika milik Prancis dan Italia, Asia milik Belanda, Inggris, Portugis dan yang lainnya. Timur tengah yang dulu tidak dilirik (karena gersang) sekarang menjadi milik Amerika karena minyak yang melimpah. Sekarang, prototipe gerakan Islam yang tetap maju dan tidak mundur kebelakang hanya ada di Indonesia dan Turki, maka kita wajib mempertahankan stabilitas dakwah ini agar saudara-saudara kita yang minoritas bisa bernaung berlindung dalam kedamaian indonesia. kita menciptakan Islam yang rahmatan lil ‘alami, akan tetapi walan tardha ‘ankal yahud walan nashara hatta tattabi’a millatahum.. selamanya. jika kebatilan bersenjata maka kebenaranpun harus bersenjata pula, akan tetapi selama jalan damai bisa ditempuh pertumpahan darah wajib dihindari..

    Shabran aala Thailand fainna mau’idukum al-jannah.. karena akan selalu ada tipe-tipe Umayyah dan Abu jahal serta akan selalu ada Alu Yasir, bilal dan Amir bin Fuhairah…

    kebenaran akan selalu menang walau terus ditentang diserang…

    mari kita usung kebenaran, mari kita dukung keadilan…

    Teriring do’a untuk Thailand, kalian saudaraku.

    Thanks Dhilla

  7. astagfirullahalazim
    innallaha ma’ana
    .
    smg ada hdayah di balik semua itu
    amiin .
    .
    btw, dhila udah saya link balik
    makasih yaa .
    .
    emangnya tau darunnajah ya ?
    ada temen ?

  8. Astagfirallahal’adzim….
    Allah..bantu Hamba-hambaMu yang kian runtuh, jadikan mereka mujahid yang selalu mengagungkanMu..
    Tiada daya dan upaya yang bisa kami lakukan, selain meminta pertolonganMu dalam kelemahan diri
    Kuatkan iman para SyuhadaMu, agar tetap kokoh dalam barisan untuk memperjuangkan agamamu..
    Engkaulah pegenggam semua..
    Kuasa ada pada tanganMu..
    Maka….
    Kirimkanlah kuasaMu dan KeajaibanMu dalam memerangi orang2 Kafir yang telah menginjak AgamaMu…

    Allahu Akbar…Allahu Akbar..
    Allah Maha Besar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s