sudah. diam saja.

silentwingsStanpa sayap sebelah

tanpa suara yang indah

namun Ia bisa mendengar

kesalahanku yang luar biasa parau

janjiku yang rusak oleh diriku sendiri


… ah, dan entah apa yang ku tulis hari ini

semua menggugah namun tak bermakna bagi hatiku sendiri

semua mengalun indah namun tak menyerap bagi tingkahku pribadi

kesalahan yang mana yang membuat rancu jasmani ini

hingga ruh tak ingin lagi menyewa tubuh ini

kesalahan yang mana

sebab semuanya salah

salah

salah


tak ingin kubilang frustasi

atau depresi

hingga Freud rela mendatangiku untuk analisa mimpi

meski gratis, aku tak mau ia datang dengan alasan mengobati

karena hanya Ia yang mengerti


aku yang rusak karena janjiku sendiri

dan ia menuntut ditepati

sementara pengabaian yang dijalani

jasmani ini lelah hingga ruh marah dan tak ingin lagi menyewa

terkatung-katung

mencari udara segar

yang penuh oksigen tanpa darah narkotika


sayap yang lelah

apakah Ia mau mengerti?

apakah Dirinya memahami?

diriku yang lalai apa adanya

dan menyalahkan segala


sudah. diam saja.

[tanpa suara. masih berbicara padaNya]

18 thoughts on “sudah. diam saja.

  1. kesalahan apa yg membuatmu harus terdiam..

    bukankah sayap untuk membuatmu terbang.. bukan utk membuatmu diam..

    entahlah aku hanya menerka..❓

  2. serba salah ah komentar di judul ini😦
    mo komen – judulna udah ‘sudah diam sajalah’
    gak komen da terlanjur kekirim😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s