Hati-Hati Provokasi dari Hatimu, Teman

Lagi-lagi didedikasikan untuk ikhwah, teman-teman yang berkecimpung di dunia Dakwah Kampus UIN SyaHid. Kalian pejuang, tetaplah menahan gelombang lunturnya semangat. Juga untuk teman-teman blogger yang baca artikel ini, tetap menjaga hati.

GeNing loBA eCeng

Akhirnya di penghujung bulan Mei 2009 ini saya “dipaksa” oleh diri saya sendiri untuk menulis tentang sesuatu yang tengah RISKAN dan MENGKHAWATIRKAN bagi saya dan bagi kebanyakan manusia yang peduli dengan kekotoran hati. Saya menulis ini pada hal yang sangat mendasar, ialah untuk MENGINGATKAN diri saya sendiri juga teman-teman seperjuangan saya dan bagi mereka yang kebetulan tengah membaca blog saya ini.

Masih soal DUNIA MAYA dan konco-konconya. Akhir-akhir ini kita semua tahu bahwa manusia dunia tengah kena SINDROM FACEBOOK atau situs jejaring social lain yang terkadang membuat para penggunanya terlena luar biasa. Setiap saat yang dibicarakan hanya facebook. Bahkan ketika ada rapat penting pun, terkadang facebook dibawa-bawa. Bukan sesuatu yang baru sebenarnya, karena hal ini telah lama ada. Ya, virus facebook pun telah menjangkiti ikhwah UIN yang kurang waspada dengan hatinya *termasuk saya sepertinya*.

Situs jejaring social seperti facebook dan konco-konconya, tidak bermasalah sebenarnya. Namun yang menjadi penyakit ialah para pengguna situs jejaring social tersebut. Seringkali mereka menggunakan situs itu dengan segala hal yang kurang penting. Khususnya bagi ikhwah atau bagi mereka yang mengaku berseru kepada kebaikan, namun ternyata mereka sendiri lalai. Dari situs itu, yang pada awalnya berniat ingin menjalin silaturahim, eh malah kelempar ke jurang-jurang VMJ. Yeeeaaa,, lagi-lagi virus merah ini, aduh!!! Mungkin teman-teman bilang, “ah engga kok. Engga mungkin ane kena beginian. Engga mungkin saya begituan. Dll.” Tapi ingat teman-teman, ikhwahfillah, terkadang VIRUS telah menjalar dalam aliran darah kalian dengan TANPA DISADARI.

Bukan saya mengatakan bahwa FB tidak baik, sama sekali bukan. Tapi yang ingin saya tekankan disini ialah, ketika kalian berurusan dengan FB sambil membawa NIAT yang tidak-tidak. Yang pada awalnya ke internet hanya untuk urusan kuliah dan dakwah, sekarang jadi ditambah timingnya untuk urusan FB dan mengomentari status orang lain dengan komen-komen yang tidak penting. Masih mending jika komentar itu terjadi dengan sejenis, namun jika komentar itu terjadi antar lawan jenis?? Luruskan niat, bapak2 dan ibu2…. Ayo luruskan!

Jadi, hati-hati dengan provokasi hatimu, teman! Jangan pancing-pancing lawan jenis dengan komentar yang TIDAK PENTING. Kuatkan, puasakan nafsu kita. Dan saya sarankan buat teman-teman yang lagi addict sama FB (jadi inget saya dulu, kecanduan beberapa bulan lamanya), cobalah beralih ke BLOG apakah itu untuk selamanya atau untuk sementara. Karena menurut saya, dengan menjadi blogger, kita tidak hanya sekedar nge-net, tapi juga belajar; BELAJAR MEMBACA dan BELAJAR MENULIS. Untuk hal ini pernah saya jelaskan dalam tulisan saya yang berjudul PERAN DAKWAH ADK UIN SYAHID DI DUNIA VIRTUAL: ANALISA DAN TAKSIRAN. Oke teman, tetap semangat!😉

Lanjutan, bisa buka artikel Budaya nge-Blog = Budaya MENULIS.

15 thoughts on “Hati-Hati Provokasi dari Hatimu, Teman

  1. dengan menjadi blogger, kita tidak hanya sekedar nge-net, tapi juga belajar; BELAJAR MEMBACA dan BELAJAR MENULIS –> setujuuuu!

    tp saya masih tetep gentayangan di facebook😀

  2. saya pun masih gentayangan di facebook:mrgreen:
    coba baca ulang sedikit artikelnya, saya tdk mempermasalahkan FB. FB baik kok utk ajang publikasi & silaturrahim. tapi kadang tanpa sadar kita malah tergoda u/ berlaku tdk penting, dee. begitu.😉

  3. assalamualaikum…

    how are you brother…
    that’s right that we are blogger but we still recite qur’an, learn about islam, we never ever leave sholat 5 times, fasting in the ramadhan. so, nothing wrong with us (as a blogger). because we use it for da’wah. yes brother, every singgle muslim have duty to carry on the da’wah. that is right that we are blogger but we are muslim blogger.

    wassalamualaikum……..

  4. Simple aja, kembalikan pada niat,,,

    Adalah suatu hal yang kerdil dan mustahil menistakan kemajuan teknologi yang tiap masanya selalu berubah,,,

  5. @The Dark Night:
    yup betul, memang simple, pak Arafat. memang tergantung niat. tapi lagi2 tulisan saya ini merupakan bentuk pengingat pada diri saya sendiri dan bagi teman2 yg saya sayangi. jika hanya bersandar pada kekuatan diri, tidak mustahil juga kita bakal terperosok.
    dan soal menistakan teknologi, apakah saya seperti sedang menistakan teknologi? coba baca lagi sedikit artikel saya diatas, saya blg, FB sebenarnya baik dan tdk masalah. jadi saya tdk menistakan donk. kalau menistakan, buat apa saya masih bertahan menggunakan internet?

    @Tera:
    kita kecanduan karena mungkin ada sesuatu yg menarik hati kita di FB. seperti misalnya kita bisa ketemu tmn2 lama di FB. ngobrol dan mempererat hubungan kita dgn teman2 kita atau berkenalan dgn org2 baru di dunia maya. itu menarik dan baru buat kita. jd bikin penasaran. gitu sih, mungkin salah satu alasan knp addict.

  6. nice artikel..!!!! ^___^ jadi muhasabah diri…..
    Jazakillah ya Dhila Imut…
    sebenarnya… ku juga merasakan keresahan yang dhila tulis….

  7. yups setuju…

    sesuatu yang diciptakan pastinya kita harus mengambil kebaikan tapi bagaimana kita menyekapi dengan baik, syukron yah artikelnya..

  8. Witing tresno jalaran suko kulino. ( hmm, bener gak ya tulisannya ?🙄 )

    Cinta datang karena kebiasaan…

    Bahaya memang, tiba-tiba aja sudah ada perasaan. Wah, repot kalo sudah seperti itu🙂

    Masalah addict ke FB, saya sudah gak terlalu. Dulu sich iya, tapi sekarang sudah menurun. Tapi, memang semuanya kembali ke diri masing-masing. Harus menyadarkan diri sendiri memang..

  9. Niat yang lurus dan benar itulah rambu-rambunya. benar disini adlh sesuai tuntunan yang hrs kita taati. FB itu hanya sarana yang mubah, bisa jadi baik bisa jadi buruk sesuai pemakaiannya

  10. artikel ni mengingatkan saya…
    saya mang dah kecanduan bgd ma fb nih…
    fb mang ajang temu karib lama.. tp kandang keterusan fb sampe lupa waktu n ngabisin pulsa buat hal gak penting…

  11. saking sibuknya br kebaca..af1 dhil’
    jzk nasehatnya : )

    btw “mereka” tu yg rajin koment ke aku..he..he,,gak’ becanda kok : )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s