Saya memang orang yang tidak banyak memiliki pengalaman menjelajahi gunung, hutan dan daerah eksotis lainnya. Namun kali ini izinkan saya berbagi berbagai cerita ketika saya berkeliling desa di sekitaran Kabupaten Konawe, Kendari, Sulawesi Tenggara selama 3 hari kemarin.
Banyak yang ingin saya ceritakan, karena memang banyak yang saya temui dan pantas saya jadikan cerita. Hutan yang gundul dan mengering, babi hutan yang diburu (karena menjadi hama) dan dijual diluar Kendari, rumah-rumah kosong yang disediakan khusus bagi transmigran dari pulau Jawa, dsb. Jadi bingung mau pilih cerita mana hehe. Baiklah, akhirnya saya ingin menulis satu per satu posting yang ingin saya bagikan untuk para narablog sekalian. cekidot.
Siap membaca dil
Kendari ?
waaahhh saya belum pernah kesana Dhil
saya cekidot deh
salam saya
Ping-balik: Bidan Masna di Latoma Jaya | thePOWER ofWORDS
Jangan lupa foto ya.
hehehehe…saya bacanya tebalik mba….
harusnya baca pengantarnya dulu yah..
hehehehe…
ditunggu deh cerita lainnya
dhila ngapain ke sana? jalan2nya jauh amat sih?…..ga bisa pake KRL yah kalao ke sana?….hehehehe. Ditunggu ceritanyaaa
oke, ditunggu deh posting2 menarikny dari latoma. mendengar nama latoma, baru kali ini lho bagi saya
. maklum, jarang traveling dan minim wawasan nusantara, walopun sebetulny pengen
saking banyaknya yg kak dila mau tulis smp harus di part2 kykk itu pa…
seru neh,,, nyalain lilin dan cemilan baca satu persatu cerita dari Latoma
Menyimaaaak..
Waah, habis dari Kendari ya mbak? sayang ga terus ke baubau ya.. hehhee
Ping-balik: Surga Nilam di Latoma | thePOWER ofWORDS
Ping-balik: Mengenal Akar Tuba | thePOWER ofWORDS
Ping-balik: Menjaga Hutan Latoma, Menjaga Sungai Konawe-Eha | thePOWER ofWORDS
Ping-balik: Pulang dari Kendari Langsung Kopdar dan Ngenyeker di Pak Gendut Terus Dapat Hadiah :D | thePOWER ofWORDS