Note: tulisan ini merupakan karya senior saya di kampus, bernama Farhan Fahmi. Beliau sendiri yang menawarkan agar tulisannya ini dimuat dan di-share di blog saya. ah, jadi tersanjung. makasih ya kak Farhan, udah memperbolehkan saya mem-posting tulisan2 bagus kakak. semoga sukses sidang skripsi-nya nanti. amin.
Jadi Ultra Man, sebuah kalimat yang seketika muncul saat kultum diantara sahabat lama alumni SMA. Dalam pertemuan yang hangat dan indah itu saya coba mengangkat sholat sebagai tema kultum.
Saya katakan, sebagai orang kreatif kita harus melihat sesuatu dari berbagai sisi. Contohnya sholat, lebih lanjut saya katakan bahwa Allah SWT telah mengatur dengan sedemikian rupa waktu sholat ada lima dan pada waktu-waktu yang telah ditentukan.
Sesungguhnya Allah SWT ingin mengajarkan kita untuk suskses salah satunya dengan pandai dalam mengatur waktu. Dengan sedikit penekanan saya sampaikan bahwa klo mau dibilang pandai dalam manajemen waktu maka lihat dari sholat kita, apakah kita sholat diawal waktu atau diakhir waktu, bahkan kalau bisa sebelum waktu sholat tiba kita sudah mantengin diri duduk nungguin adzan.
Wah, ini memang tausyiah yg “berat” buat saya pribadi, namun sesuatu kebaikan kadang mesti dipaksakan salah satu pemaksaan itu (menurut saya) adalah dengan mengajak serta orang lain untuk berbuuat kebaikan, sehingga dengan sadar kita akan semkin tergerak dan bertanggung jawab terhadap apa yang kita serukan.
Salah seorang sahabat bertanya dalam halaqah itu, gimana yang kerjaannya tidak bisa ditinggalkan alias gak pengaruh waktu sholat seperti sales/SPG dalam sebuah departemen store (wah kayaknya ini pengalaman pribadi si penanya : )
Muncullah kalimat “Jadi Ultra Man”. Saya katakan, temen-temen masih ingat dengan film masa kecil kita dulu Ultra Man? Liat deh Ultra Man, saat monsternya muncul mesti si jagoan ngilang diantara rekan-rekannya. Lalu muncullah giant Ultra Man berantem sama si monster, menang trus si jagoan muncul lagi dengan ekspresi dan keadaan yang gak bikin temen-temennya curiga.
Nah, kadang klo sistem atau tempat kerja kita belum mendukung kita untuk sholat diawal apalagi sebelum waktunya, maka kita kudu jadi Jadi Ultra Man-Ultra Man baru yang ngilang dari meja kantor, toko, dsb saat adzan memanggil untuk memenuhi Boss sebenarnya, Big Boss alam semesta. Wallahu’alam bisshowab. ■ fhn