Akhirnya Ia Kembali Ke Pelukan

Phiuh… bagus deh. harus nulis dua kali postingan ini gara2 hilang. Wahh, makin agak frustasi ajah. payah dila ini! m020 Oke deh, lanjutkan yah. Beberapa hari ini seperti biasa, agak lelah. Hari Rabu sampai Hari Minggu ini (3-7 Juni) harus bolak-balik rumah – kampus, nginep di kosan adik (yang masih aktif kuliah) semalam dua malam. Lalu pulang lagi ke rumah untuk ngambil skripsi yang ketinggalan untuk dilampirkan di amplop coklat revisi skripsi dan kembali lagi pada hari Sabtu ke kampus untuk ‘gambling’ atau bahasa baiknya berkorban mengechek apakah kantor ketua jurusan (KAJUR) tutup atau tidak, dan ternyata tutup. Padahal sudah kecapekan menempuh jarak yang begitu jauh ke kampus, terus naik tangga gara2 lift mati. Tapi gak apa, yang penting usaha untuk berkorbannya, ya kan. Maklum juga setiap mahasiswa yang telah menempuh sidang (ujian skripsi) di jurusan saya harus menempuh masa-masa revisi skripsi sebelum WISUDA. Karena kalau revisi belum kelar, tidak akan bisa wisuda selamanya. Apalagi proses revisi di jurusan saya tidak hanya dilakukan oleh dosen penguji, namun juga oleh KAJUR. mending meriksanya cepet, bisa lama gituh. waduh, beliau orang sibuk sih. Berbeda dengan jurusan lain (kebanyakan) yang mempersilahkan mahasiswanya untuk wisuda dulu baru kemudian revisi. Phuih… mepet nih, bentar lagi bulan Juli.m014

Meski begitu, meski jengah dan lelah dsb., aktivitas nge-blog tetap saya lakukan. Karena buat saya, nge-blog ialah sarana refreshing lokal setelah jengah dengan hal-hal rutin. Capek di jalan, bisa hilang ketika sampai rumah dan bergelut di depan komputer. :mrgreen: Maka dari itu sekarang saya ingin memposting foto-foto beserta penceritaan hasil kegiatan dan apa yang saya amati minggu-minggu ini. yah, biasalah Citizen Journalism lagi… m062

P1010286

Gambar di samping ialah foto TIM DEBAT KAMMI UIN Jakarta yang mengikuti LOMBA DEBAT HUKUM yang diadakan oleh FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM (FSH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Mei-Juni 2009 ini. Dan alhamdulillah, tim kami berhasil meraih JUARA 1 dalam lomba debat ini. Selamat! Personil tim debat KAMMI UIN ini ialah (ki-ka): Ni’amu Robby, Wiwid Yulissetyo Ningrum dan Rizky Dwi Pradana.

P1090293

Gambar disamping ialah foto kakek Sapardi Djoko Damono bersama moderatornya yang tengah memberi ceramah pada BEDAH BUKU Kumpulan Puisi ‘PERASAAN-PERASAAN YANG MENYUSUN SENDIRI PETUALANGANNYA’ karya Gunawan Maryanto dan novel ‘METROPOLIS’ karya Windry Ramadhina di MP Book Point, Jakarta Selatan. Bedah buku yang diselenggarakan oleh Perkosakata 2009 ini diadakan pada hari Minggu, 7 Juni 2009. Hmm, rasanya senang juga (lumayan) bisa mendengar ceramah kakek Sapardi, sastrawan Indonesia yang sempat ingin saya temui ketika SMP gara-gara ketika itu Guru Tata Boga di SMP saya sempat bercerita mengenai beliau. Jadi sedikit ingin bertemu, dan ternyata ketemu juga.

P1090301Dan dua gambar ini ialah merupakan gambar masjid yag ada di PASARAYA BLOK M. Saya cukup kagum dengan masjid ini. Pasalnya masjid ini berada di dalam Mall Elite seperti PASARAYA. Ya, seperti kita tahu, kebanyakan mushola yang ada dalam Mall kurang layak untuk menjadi P1090300 tempat ibadah bagi ummat Muslim. Tempatnya yang sempit, kamar mandinya yang kurang bersih, dsb. Kebanyakan Mall memang seperti itu atau bahkan ada juga Mall yang tidak menyediakan tempat sholat seperti salah satu Mall yang ada di bilangan Senayan. Berbeda dengan Masjid (dulunya mushola) di PASARAYA ini. Tempatnya bersih (untuk segala fasilitas mulai dari kamar mandi, mukena dan ruang ibadah yang luas) dan nyaman. Subhanallah. Jika sedang mampir di terminal BLOK M, sholatnya di PASARAYA aja (di lantai 5 ya). Dengan begini membuktikan tidak semua pengelola Mall tidak peduli dengan kepentingan beribadah ummat Muslim yang menjadi populasi agama terbesar di Indonesia ini.

m-area_x

NOTE: Sebelumnya gambar novel ini di-copy tanpa izin dari http://devilove.files.wordpress.com/2007/06/m-area_x.jpg)

Dan teman-teman, INILAH YANG SAYA MAKSUD DENGAN “IA KEMBALI KE PELUKAN”. Ya, novel ini telah saya temukan kembali!! Betapa senangnya hati saya. Sebenarnya saya telah membaca novel ini sejak SMA, yakni pada tahun 2003. Ketika itu, adik saya yang membelinya (saya yang maksa sih :mrgreen: ) dan sejak itu pula saya mencintai novel ini dengan begitu cinta melebihi novel AYAT-AYAT CINTA yang sudah saya miliki sejak ia belum menjadi best seller. Namun sayangnya novel ini dipinjamkan oleh adik saya ke temannya dan sampai sekarang belum dikembalikan. Akhirnya tadi siang (7/6) di MP Book Point saya bertanya tentang novel ini dan alhamdulillah ada. Dan saya pun membelinya dengan harga Rp. 17,500 saja (seharusnya Rp. 35,000) karena mungkin sudah lama terbit. Dan menurut saya novel ini pantas dijual dengan harga lebih dari itu, tentu saja karena isinya yang luar biasa. Kalau kata kakek Taufik Ismail dalam kata pengantarnya, “Sastra yang pinter!”. begitu.

Isi novel AREA X: HYMNE ANGKASA RAYA ini luar biasa cerdas, teman! Ada yang sudah membaca? Atau belum? Oke kita review sedikit saja. Isi novel ini mengenai (ah, lagi-lagi saya suka temanya) tentang science dan technology. Yang bikin saya kagum, riset dan bahannya itu lho. Engga main-main dan engga tanggung-tanggung! Kalau punya novelnya coba lihat di bagian BACAAN, maka teman-teman akan melihat se-abrek-abrek buku pengetahuan bermutu yang dibaca penulisnya (Eliza V. Handayani) untuk membuat novel ini berkompetensi. Novel ini ditulis oleh penulisnya ketika ia masih berumur 17 tahun dan direvisi sebanyak empat kali selama ia kuliah di Wesleyan State University dengan beasiswa penuh! Luar biasa! Dan novel ini sempat meraih juara pada LOMBA PENULISAN NASKAH FILM dan TELEVISI 1999 (setelah ia menulisnya lalu ia mengirimkannya, ya, pada usia 17 tahun tadi). Namun sayangnya, heran saya, kenapa novel ini tidak menjadi best seller?? Apakah kebanyakan masyarakat tidak mengerti dengan tema dan isinya yang terlalu ilmiah? Padahal isinya keren lho! Atau kebanyakan masyarakat hanya suka dengan sastra yang bertema cinta-cinta-cinta terus kayak di sinetron? Ah, sudahlah, saya tidak ingin menghujat terlalu banyak.

Itulah kenapa teman, saya sangat ingin bertemu penulis novel yang cerdas ini (Mba Eliza ini mendapat urutan setelah Albert Einstein untuk orang yang ingin saya temui, lihat disini). Dan jika bertemu nanti, saya berharap, tidak hanya sekedar bersalaman, atau bertukar nama, atau mendapat tanda tangan saja. Tapi saya berharap kita bisa berdiskusi banyak, bersahabat, atau mungkin berkolaborasi, bekerja sama, atau menjadi asistennya dalam film yang akan dibuatnya. Mungkin AREA X ini akan di-film-kan (pasti akan jadi film paling hi-tech di Indonesia)   m126 . ah, semoga saja bisa seperti itu. amin… ;)

Bentuk Kalimat dalam Bahasa Inggris (Bag 2): Kata Kerja

Verb (Kata kerja) mengikuti subjek pada kalimat dan biasanya menunjukkan aksi (pekerjaan) atau apa yang dilakukan subjek pada kalimat tsb. Kata kerja biasanya merupakan kata tunggal.

CONTOH:

John drives too fast.

They hate spinach.

Kata kerja pun bisa juga merupakan frasa kata kerja. Frasa kata kerja terdiri atas satu atau lebih auxiliary (kata bantu) dan sebuah kata kerja. Kata bantu selalu mendahului (berada dalam posisi sebelum) kata kerja.

CONTOH:

John is going to Miami tomorrow.

(auxiliary—is; kata kerja—going)

Jane has been reading that book.

(auxiliaries—has, been; kata kerja —reading)

CONTOH  verbs and verb phrases:

She will go to Boston next week.

Jane is very tall.

She must have gone to the bank.

Joe has gone home.

Mary is watching television.

It was raining at six o’clock last night.